Recent Updates RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • noora 8:53 am on 19 September, 2011 Permalink | Reply  

    Berkah Itu Merekah 

    Malam minggu kemarin seperti biasa, setelah Nayla bobok kami berdua nonton TV n bercerita apa aja (kadang bertengkar juga). Sebenarnya aku nungguin liputan Kahitna di Metro TV soalnya dari dulu aku suka lagu2nya, meski jadul tapi sepanjang masa.

    Suami cerita temannya waktu prajab dulu dapat undian Grand Prize Mandiri Festa 1Milyarrr. Dia yang agak gimana…. gitu, soalnya selama ini orang2 terdekatnya belum ada yang pernah dapat undian-undian macam itu. Terus kita yang berkhayal-khayal andai dapet 1M, maka kita akan lunasi ONH trus mertua didaftarin haji, beli emas untuk investasi pendidikan Nayla n adik2 nya, trus tukar mobil, cari tanah pinggir jalan n deket rumah ibu untuk usaha, wes pokoke macem2.

    Nggak berhenti disitu, karena temennya masih bujang trus kita mikir pasti ga lama lagi dia kawin, bahkan misal ada wanita yang kemarin menolaknya akan nelpon n bersedia dinikahinya. wkwkwkwkwwk …

    Namun pada akhirnya dia bilang, tapi yang namanya uang hadiah macam itu pasti beda sama hasil dari keringat sendiri. Beda keberkahannya. Apalagi dari Bank konvensional yang kita ga ngerti riba2 di dalamnya. Kalo hasil keringat sendiri dan halal, pasti banyak manfaatnya dari jumlah yang ada. Sepertinya hanya segini namun ternyata bisa untuk ini itu, Insya Allah jika diridhoi Allah anak2 kita menjadi anak cerdas dan berguna.

    Jadi ingat, kata ustadz di pengajian TV,  pagi  minggu lalu : Berkah Itu Merekah

     
  • noora 10:11 am on 9 September, 2011 Permalink | Reply  

    Alhamdulillah Ya Allah aku diberikan pertengahan….
    Alhamdulillah Ya Allah aku diberikan keseimbangan…
    Dengannnya aku terus berusaha mengejar mimpi untuk menuju yang lebih baik
    Dengannya aku selalu bersyukur karena ada yang lebih dibawah

    Alhamdulillah yah….

     
  • noora 9:59 am on 9 September, 2011 Permalink | Reply  

    Abuse of Power di Rumah 

    Botok mangan Teri …. Ngeriii… Ngeriiii….

    Judule ngeri, tapi ya emang bener kita harus sadar, sering kita melakukan penyalahgunaan kekuasaan di dalam rumah tangga, especially terhadap anak kita sendiri (terutama Balita). Bukan berarti kita tukang mukul ya, itu juga salah satunya tapi ada kegiatan lain yang lebih halus, bahkan kita ga sadar kalo itu adalah tindakan ‘abuse’.

    Pernahkah kita mekasa anak kita untuk makan tanpa pengkondisian atau mengharuskan memakai baju tertentu yang dengannya jadi tidak nyaman? Cinta itu indah, dan yang terpenting adalah orang yang kita cintai yakin dan merasakan bahwa kita mencintainya dan tidak mengabaikannya. Bukan jamannya lagi Cinta dengan memaksa (meski sometimes perlu ya untuk hal yang urgent dan umur yang semakin besar)…

    Ketika suatu hari anak kita GTM (Gerakan Tutup Mulut) ga mau makan, tentu kita secara reflek akan memaksanya. Pasti dalam bayangan ibu2 yang jelek2 aja, yang sakit yang kurus yang dibilang ga terurus. Padahal jika memang kita sudah kondisikan (mengajak duduk di meja makan/highchair, membuat variasi makanan, menyiapkan cemilan2 bergizi di rumah) namun dia masih tetap tidak mau, bisa jadi memang saat itu sedang tidak ingin makan atau memang belum lapar atau bosan. Jadi baiknya bagaimana sikap kita? hormati keputusannya. Tentu jika dia anak yang cerdas dan normal akan minta sendiri jika lapar. Ini aku belajar dari milis sehat (http://www.sehatgroup.web.id/)

    Atau seperti kejadian semalam, kami punya program sejak Nayla masuk TK, tidurnya tidak boleh lebih dari pk. 09.30 dan pk. 06.00 harus sudah bangun. Malam itu sudah waktunya tidur, sudah sikat gigi, pipis, cerita buku, n berdo’a tinggal merem tok… ga juga tidur-tidur. malah kesana kemari. masih mau tulis-tulis, coret2, lari2, nyanyi2. padahal semua sudah dikondisikan (baca: dipadamkan) pun maknya sudah ngantuk.  Gregetan, langsung semua aku nyalakan lagi lampunya Nayla kuajak ke ruang tamu, ngapain? baca buku. Aku baca buku  (Sakinah Bersamamunya Asma Nadia bukan textbook soalnya aye dah ngantuk berat), dia ikutan ambil buku n dibaca. Dua menit, 10 menit, 30 menit dalam hening. Tiba2, Ma bobok yuk. Iya Sana. Dia ke kamarnya dan berdo’a dan merem…….. ahhhhh senangnya It Works. Bapaknya??? udah ngorok kemana tau dehhh….

    Alhamdulillah, satu cara tanpa marah dan memaksa bisa dipraktekkan dan bisa jadi pembelajaran berikutnya. Bukankah jadi orang tua (apalagi yang cupu kek aye) harus selalu belajar??? tentu do’a kepada Allah senantiasa dremimil (bahasane) untuk kebahagiaannya dan adik2 nya… amiin.

    Statement nya Nayla : Mama itu galak tapi lucu…… hadeuhhh


    pimp myspace
    One and One I Love My Mother…. Two and Two I Love My Father…. Three and Three I Love Brother Sister

    One and Two and Three I Love My Family……….

     
  • noora 8:14 am on 13 December, 2010 Permalink | Reply
    Tags: milad, papa   

    Ma, ini Tanggal Berapa? 

    Biasanya kalimat itu aku yang bertanya pada diriku sendiri jika sudah akhir bulan dan uang belanja tinggal 1 lembar di dompet. Lain halnya pagi ini, papanya Nayla tiba-tiba menanyakan kalimat itu. Dan aku baru inget, hari ini miladnya hehehe. makanya dari semalem senyam senyum, dan aku lupa blas. hehehe. telat mikir bener ni.

    Menurut anda, kalo telat gini ga salah ya kasih kado ke beliaunya. bagusnya apa ya?

     
  • noora 4:58 pm on 10 December, 2010 Permalink | Reply  

    Suamiku maafkan aku, telat pulang lagi…

     
  • noora 1:12 pm on 9 December, 2010 Permalink | Reply  

    Ayo Nayla cepet turun…..
    Mama kok marah-marah

    Iya ya knapa aku marah-marah, masak iya aku bilang ke nayla kalau gajiannya telat

     
  • noora 10:25 am on 9 December, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Hadist   

    Jangan Marah Bagimu Surga
     
  • noora 10:14 am on 9 December, 2010 Permalink | Reply
    Tags: sekitar, suasana pagi   

    Tertib itu Enak kan… 

    Jika semua pengendara tertib, mematuhi marka maka semua pengguna jalan nyaman. Terkadang kita memaklumi angkutan kota yang kejar setoran trus sakpenake dewe. jalan pelan-pelan, berhenti tiba-tiba tancap gas ga tau aturan. ngelus dada… padahal seharusnya diingatkan dan diberi ‘reward’. Reward hukuman untuk yang melanggar dan reward apresiasi untuk yang memang tertib.
    Pagi ini saya nyetir seperti biasanya, angkutan oranye jurusan sampangan johar yang bikin mood ku pagi itu jadi kacau.ga ngerti apa karena PMS jadi pengennya marah2 terus padahal aku juga tahu seperti biasa angkutan itu akan berhenti sembarang dan mendadak !
    Satu lagi soal pasar tradisional.Tidak akan kupingkiri bahwa pasar adalah penggerak ekonomi rakyat. Sirkulasi uang lancar jika pasar ramai, dan kesejahteraan pun terwujud. Semarawutnya pasar yang bikin gedeh2. Parkir di bahu jalan, angkutan umum menaikkan dan menurunkan penumpang sembarangan, termasuk para pejalan kaki yang merasa jalan itu hanya milik mereka. tanpa toleh kanan kiri langsung nyebrang.
    Bayangkan jika semua berjalan tertib, tentu mood pagi ini pasti lebih baik :D

     
  • noora 11:29 am on 22 September, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Quote of The Day   

    “If you fell down yesterday, stand up today.”

    H.G. Wells
     
  • noora 11:15 am on 22 September, 2010 Permalink | Reply
    Tags: iseng   

    Kalo Vicon bagus gini ya wajah cantikku kelihatan….
    wk wk wk
    ini baru stm-1 lho…..

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.